Kegelisahan Seorang “Pahlawan” Kopi di Moanemani

Ir. Didimus Tebay. Foto : Yermias Degei

Kalau saya masuk dalam pemerintahan, saya akan jadi tamu di atas tanah saya sendiri”

Dogiyai, Info Arabica Coffe Moanemani– Mantan Gubernur Papua, Barnabas Suebu pernah menyebut Papua sebagai ‘si cantik yang sedang tertidur lelap’. Pantas, sebutan itu dialamatkan kepada pulau ini karena ia berbentuk burung dan memiliki panorama yang indah.

Ia juga memiliki kekayaan alam yang berlimpah (flora, fauna dan aneka tambang, pariwisata, hutan, kebudayaan, hasil perkebunan dan tentu saja luas wilayah dengan letaknya yang strategis.

Kopi adalah salah satu hasil perkebunan di Papua, khususnya di pegunungan yang dikenal banyak orang. Pegunungan di bagian Timur kita kenal Kopi Wamena dan pegunungan bagian barat kita kenal Kopi Moanemani. Kopi dikenal luas karena murni, 100% organik. Produk kopi dari dua daerah ini diekspor hingga keluar negeri.

Bagaimana kisah kopi Moanemani?

Kopi Moanemani dikelola oleh salah satu putra terbaik Papua, Ir. Didimus Tebay. Ia memilih kembali ke kampung halamannya (Kampung Mauwa) untuk kelola potensi yang ada di pegunungan Mapiha dan Lembah Kamuu (kopi), kini Kabupaten Dogiyai setelah menyelesaikan pendidikan pertanian di negeri Belanda.

Baca Selanjutnya Di : Majalah selangkah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s